Mangkuk terkecil di dunia berikut mienya yang dibuat dari tanung nano karbon dilihat dari mikroskop.

Saking kecilnya, mangkuk terkecil berikut mienya hanya dapat diamati di bawah lensa mikroskop. Mangkuk super-kecil tersebut merupakan salah satu objek mikrofotografi yang dipamerkan di Jepang beberapa minggu lalu.

Mangkuk yang berbentuk seperti wadah ramen, mie khas Jepang hanya berdiameter sepersepuluh ribu centimeter. Profesor teknik mesin Masayuki Nakao dan mahasiswanya dari Universitas Tokyo membuatnya dengan material tabung nano karbon, senyawa karbon berbentuk tabung yang 10.000 kali lebih tipis dari tebal rambut.

Selain mangkuknya, mereka juga membuat mienya sekaligus dengan material yang sama. Mie tersebut masing-masing dengan panjang seperlima ratus centimeter dan tebal seperlima ratus ribu centimeter. Bagian tersulit dalam pembuatannya adalah menjaga agar mienya tak berhamburan ke luar.

“Kami yakin ini mangkuk ramen terkecil di dunia, dengan porsi mie paling sedikit di dalamnya, meskipun tidak dapat dimakan,” ujar Nakao. Tindakan timnya membuat mangkuk tersebut memang hanya untuk bersenang-senang saja, meskipun untuk membuatnya membutuhkan teknologi tinggi.

Tabung nano karbon merupakan material kunci nanoteknologi. Material ini menjadi objek utama untuk dimanfaatkan dalam bidang elektronika dan kedokteran karena ukurannya yang kecil dan sifat kekerasan yag dapat dihasilkannya hingga lebih kuat daripada baja.

Mayat Rosalia Lombardo seorang anak perempuan Sisilia berusia dua tahun masih terlihat segar berkat ramuan khusus.

Kamis, 29 Ja 09:09 seorang anak perempuan Sisilia berusia dua tahun yang meninggal tahun 1920, masih terlihat segar. Muminya yang dikenal dengan “Sleeping Beauty” disimpan dalam kotak kaca di Palermo, Italia.

Ramuan apa yang membuat mumi tersebut masih terlihat segar, menjadi rahasia selama bertahun-tahun. Namun, ahli antropologi biologi dari Institute for Mummies and the Iceman bernama Dario Piombino-Mascali berhasil mengungkap racikan yang dipakai untuk mengawetkan Rosalia.

Ia mencari tahu bahan-bahan yang digunakan dari kerabat dan orang-orang dekat Alfredo Salafia, seorang taksidermis atau ahli pembuat awetan yang tewas tahun 1933. Dari catatan tangan yang dibuat Salafia terungkap bahwa ia menyuntikkan zat-zat kimia ke tubuh Rosalia berupa formalin, garam seng, alkohol, asam salisilat, dan gliserol.

Formalin merupakan bahan yang saat ini paling umum digunakan untuk mengawetkan mayat. Campuran formaldehid dan air itu membunuh semua bakteri penyebab pembusukan daging. Salafia adalah salah satu pelopor penggunaan bahan kimia tersebut untuk mengawetkan mayat.

Sementara alkohol di daerah yang kering akan berfungsi mempertahankan  mayat Rosalia tetap kering sehingga lebih awet terhadap perubahan suhu dan kelembaban. Gliserol seperti minyak akan mencegah tubuhnya terlalu kering dan asam salisilat mencegah pertumbuhan jamur.

Namun, kunci utama pengawetan mayat tersebut adalah garam seng. Menurut Melissa Johnsons Williams, Direktur Eksekutif American Society of Embalmers, seng tidak digunakan dalam proses pengawetan di AS. “Seng membuatnya kaku. Anda dapat mengangkatnya dari peti dan membiarkannya berdiri,” jelas Williams.

Perubahan iklim dan memburuknya cuaca dikhawatirkan memicu timbulnya berbagai penyakit tertentu di Jawa Barat sepanjang tahun 2009. Masyarakat diminta waspada karena penyebaran penyakit disebarkan melalui berbagai macam media.

Menurut Kepala Subdinas Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Jabar, Fita Rosemary, Kamis (22/1), di Bandung, perubahan iklim akibat pemanasan global dan lokal juga memengaruhi dunia kesehatan di Jabar. Fenomena itu menyebabkan beragamnya penularan berbagai penyakit, baik melalui perantara mahluk hidup, air, maupun udara.

Melalui perantara mahluk hidup, Fita melihat penyakit dipicu nyamuk, seperti demam berdarah atau malaria. Dalam keadaan udara lebih hangat, nyamuk menurut berkembang biak lebih cepat. Nyamuk bertelur lebih banyak dan menetaskan telurnya lebih cepat kurang dari 21 hari.

Fita mencontohkan kasus demam berdarah yang terjadi bulan Januari 2009. Hingga tanggal 20 Januari 2009, jumlah penderita demam berdarah di Jawa Barat mencapai 1.059 orang. Sebanyak 10 orang di antaranya meninggal dunia.

“Sekarang, kasus demam berdarah tidak terjadi di daerah dataran rendah tetapi pengunungan yang dahulu berhawa sejuk atau dingin. Pemanasan global membuat pengunungan lebih hangat dan menjadi tempat berkembang biak yang baik bagi nyamuk,” katanya. Contohnya Kabupaten Bogor. Bulan Januari 2008, penderita hanya 608 orang, tetapi saat ini meningkat menjadi 728 orang.

Selain lewat perantara mahluk hidup, air juga kerap menjadi momok bagi beberapa daerah. Menurut Fita, buruknya sanitasi akan sangat potensial meningkatkan kasus diare. Sepanjang tahun 2008, tercacat 818.645 penderita diare dan 40 orang di antaranya meninggal dunia.

Kasus tertinggi terjadi di Kabupaten Bogor dengan 144.253 penderita, dan Kabupaten Garut sebanyak 132.599 penderita. Curah hujan tinggi yang terjadi di beberapa daerah dikhawatirkan akan memicunya.

Penyebaran penyakit lewat udara juga tidak bisa diremehkan. Di beberapa daerah bahkan menyebabkan kematian. Fita mengatakan, infeksi saluran pernapasan atas atau ISPA merupakan momok berbahaya.

Berdasarkan data tahun 2009, penderita ISPA akut sebanyak 89.014 penderita dan ISPA tanpa pneumonia mencapai 773.119 penderita. Dari jumlah itu, sebanyak 2.140 bayi dan 129 anak balita meninggal dunia.

Faktor penyebabnya adalah bakteri Streptococcus pyogenes, Staphylococcus aureus, dan virus seperti Mikrovirus serta Adenovirus.

Stres Bisa Picu Psoriasis

Februari 17, 2009

Gangguan emosional atau stres ternyata bisa memicu terjadinya psoriasis, penyakit kulit kronis yang sulit disembuhkan. Kondisi ini bisa menyebabkan penderitanya kehilangan rasa percaya diri sehingga kualitas hidupnya menurun.

Untuk itu, di samping terapi yang tepat, pengelolaan emosi juga harus dilakukan agar tidak mudah stres. “Penyembuhan penyakit psoriasis sulit diramalkan, bisa sewaktu-waktu kambuh,” kata Prof Sjaiful Fahmi Daili, ahli penyakit kulit dan kelamin dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo saat dihubungi, Jumat (5/12), di Jakarta.

“Saat ini makin sering kita temukan kasus psoriasis di segala lapisan masyarakat, termasuk yang menengah ke atas. Penyakit ini juga menyerang anak-anak, remaja, dan orang dewasa,” ujarnya menambahkan.

Jika terserang penyakit tersebut, maka penderitanya kebanyakan mengalami penurunan rasa percaya diri sehingga mengganggu produktivitas kerja.

Psoriasis ditandai gejala lesi kulit berupa plak atau penebalan kulit yang datar menimbul di permukaan kulit, berukuran lebih dari setengah sentimeter. Lesi itu berwarna kemerahan yang ditutupi sisik putih dan transparan. Kelainan kulit itu umumnya mengenai bagian kepala berambut, batas kulit kepala yang berambut, kedua siku dan lutut.

Selain kulit, kuku sering memperlihatkan kelainan yang membantu menegakkan diagnosis psoriasis. Namun, menurut ahli penyakit kulit dan kelamin dari FKUI-RSCM Prof Benny E Wiryadi, kadang tidak ada gejala spesifik, seperti lokasi lesi yang bukan pada tempat predileksi (wajah, lipatan tubuh, telapak tangan, atau kaki), kelainan kulit disertai lenting bernanah.

Pada kebanyakan pasien cukup diatasi dengan terapi topikal. Namun pelaksanaannya sulit, lantaran lesi-lesinya kecil dan tersebar sehingga kepatuhan pasien jadi masalah. “Bila kambuh, perlu dicari faktor pencetus, misalnya infeksi, stres, trauma, atau akibat mengonsumsi alkohol. Beberapa faktor itu bukan penyebab tetapi bisa mempermudah terjadinya psoriasis,” kata Sjaiful.

Maka dari itu, seseorang yang memiliki riwayat psoriasis dalam keluarganya maupun seseorang yang sudah pernah terserang penyakit itu perlu menghindari beberapa faktor pencetus itu. “Dengan menghindari faktor yang mempermudah timbulnya psoriasis, terutama faktor stres, peluang terjadinya kekambuhan bisa diminimalkan,” ujarnya menambahkan.

Ahli gizi dr Ekky M Rahardja, MS, SpGk mengatakan bahwa dengan menjadi vegetarian dapat menurunkan kadar penyakit psoriasis.

Menurutnya, psoriasis adalah suatu proses inflamasi yang menyebabkan kelainan pada sistem kekebalan tubuh (autoimunitas) yang kemudian berefek pada kelainan kulit yang ditandai dengan proses pergantian kulit yang terlalu cepat.

Untuk mengendalikan proses inflamasi tersebut, menurutnya, dibutuhkan asupan makanan yang antiinflamasi, seperti sayur-sayuran hijau, buah-buahan, dan ikan segar.

Hal tersebut disampaikannya pada acara edukasi awam stop psoriasis di Jakarta, Minggu (15/2). Lebih lanjut ia menceritakan sebuah kisah tentang para tahanan perang dunia yang berhasil meredam penyakit psoriasis selama mereka di penjara.

“Selama di penjara para tahananan tersebut hanya diberi makan sayuran. Hasilnya selama mereka di penjara, psoriasis mereka tidak pernah kambuh. Namun setelah mereka keluar dari penjara dan bebas makan apa saja justru psoriasis mereka kembali kambuh,” papar Ekky.

Ia juga meyakinkan kepada semua peserta yang hadir bahwa menjadi vegetarian akan membuat Anda tetap sehat dan bugar.

Ia menampik semua pendapat yang mengatakan bahwa menjadi vegetarian akan membuat badan kita lemas karena kekurangan protein. Menurutnya, dengan menjadi vegetarian tubuh kita akan tetap sehat karena pada dasarnya kita lebih dekat kepada makhluk herbivora bila melihat anatomi kita.

Namun, ia juga menganjurkan untuk mengombinasikan pola makan kita sekali-kali dengan mengonsumsi daging. Pasalnya kandungan zat besi dan kalsium yang ada pada daging lebih mudah diserap tubuh daripada kalsium yang ada di sayur.

VIRUS KOMPUTER

Februari 17, 2009

Virus komputer adalah progam buatan manusia. Bila suatu sistem telah diserang oleh virus, maka lama – kelamaan kerja komputer akan terganggu, apalagi jika virus tersebut ganas, maka komputer akan macet atau tak berfungsi sama sekali.

Tidak semua progam virus dibuat untuk merusak, ada yang dibuat untuk melindungi hasil karyanya agar tidak dibajak. Progam yang dirancang untuk merusak progam lain tetapi tidak dapat menempelkan dirinya tidak dapat disebut sebagai virus tetapi sebagai Electronic Vandalism. Saat ini dikenal lima kelas, yaitu

  • Worm
  • Virus
  • Trojan
  • Horse (kuda Trojan)
  • Logic bom( bom waktu)
  • Trapdoor

Perbedaan yang sangat mendasar antara virus dan worm, yaitu walaupun keduanya memiliki sifat mempengaruhi kerja komputer, tetapi virus tidak selamanya memiliki sifat merusak. Virus memiliki kemampuan untuk memperbanyak diri pada progam lain, maka jika progam pada komputer yang terserang virus diaktifkan, secara otomatis virus tersebut ikut aktif, sedangkan worm hanya memperbanyak diri dengan memanfaatkan ruang kosong pada memori komputer. Kegiatan memperbanyak diri dilakukan sampai memori penuh dan komputer menjadi macet.

Kuda Troya memiliki teknik integrasi yang dimiliki virus, tetapi dalam kuda troya disisipkan progam yang sangat berbahaya yang dapat menghapus dan menghancurkan dokumen di disket atau di harddisk.

Trapdoor suatu titik input ke sistem dengan membaypass sistem keamanan. Para Hackers umumnya menggunakan cara ini untuk membobol komputer yang akan dimasukinya dan jika ingin merusaknya. Pembobolan ATM bank umumnya juga menggunakan Trapdoor ini.

JENIS KEGIATAN TANGGAL / BULAN
I. PENJUALAN FORMULIR
→ Jenjang TK -SD MULAI 1 DESEMBER 2008
→ Jenjang SMP – SMA MULAI 1 DESEMBER 2008
II. JADWAL TES
FEEDER
→ Jenjang SMP 24 JANUARI 2009
→ Jenjang SMA 24 JANUARI 2009
NON FEEDER / UMUM
→ Jenjang SMP 21 FEBRUARI 2009
→ Jenjang SMA 21 FEBRUARI 2009
III. PENGUMUMAN HASIL TES
FEEDER
→ Jenjang SMP 31 JANUARI 2009
→ Jenjang SMA 31 JANUARI 2009
NON FEEDER / UMUM
→ Jenjang SMP 28 FEBRUARI 2009
→ Jenjang SMA 28 FEBRUARI 2009
IV. JADWAL WAWANCARA
→ Jenjang TK -SD 2 – 7 FEBRUARI 2009
FEEDER
→ Jenjang SMP 2 – 7 FEBRUARI 2009
→ Jenjang SMA 2 – 7 FEBRUARI 2009
NON FEEDER / UMUM
→ Jenjang SMP 2 – 7 MARET 2009
→ Jenjang SMA 2 – 7 MARET 2009
V. JADWAL PENGUKURAN DAN PENGAMBILAN BAHAN SERAGAM
→ Jenjang TK -SD MINGGU KE – 4 BULAN MEI 2009
→ Jenjang SMP – SMA MINGGU KE – 4 BULAN JUNI 2009
VI. JADWAL PEMESANAN DAN PENJUALAN BUKU PELAJARAN
→ Jenjang TK -SD MINGGU KE – 2 BULAN JUNI 2009
→ Jenjang SMP – SMA MINGGU KE – 2 BULAN JUNI 2009
VII. JADWAL MASUK TAHUN AJARAN BARU
→ Jenjang TK -SD 13 JULI 2009
→ Jenjang SMP – SMA 13 JULI 2009

Februari 3, 2009

tryout