Stres Bisa Picu Psoriasis
Februari 17, 2009
Gangguan emosional atau stres ternyata bisa memicu terjadinya psoriasis, penyakit kulit kronis yang sulit disembuhkan. Kondisi ini bisa menyebabkan penderitanya kehilangan rasa percaya diri sehingga kualitas hidupnya menurun.
Untuk itu, di samping terapi yang tepat, pengelolaan emosi juga harus dilakukan agar tidak mudah stres. “Penyembuhan penyakit psoriasis sulit diramalkan, bisa sewaktu-waktu kambuh,” kata Prof Sjaiful Fahmi Daili, ahli penyakit kulit dan kelamin dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo saat dihubungi, Jumat (5/12), di Jakarta.
“Saat ini makin sering kita temukan kasus psoriasis di segala lapisan masyarakat, termasuk yang menengah ke atas. Penyakit ini juga menyerang anak-anak, remaja, dan orang dewasa,” ujarnya menambahkan.
Jika terserang penyakit tersebut, maka penderitanya kebanyakan mengalami penurunan rasa percaya diri sehingga mengganggu produktivitas kerja.
Psoriasis ditandai gejala lesi kulit berupa plak atau penebalan kulit yang datar menimbul di permukaan kulit, berukuran lebih dari setengah sentimeter. Lesi itu berwarna kemerahan yang ditutupi sisik putih dan transparan. Kelainan kulit itu umumnya mengenai bagian kepala berambut, batas kulit kepala yang berambut, kedua siku dan lutut.
Selain kulit, kuku sering memperlihatkan kelainan yang membantu menegakkan diagnosis psoriasis. Namun, menurut ahli penyakit kulit dan kelamin dari FKUI-RSCM Prof Benny E Wiryadi, kadang tidak ada gejala spesifik, seperti lokasi lesi yang bukan pada tempat predileksi (wajah, lipatan tubuh, telapak tangan, atau kaki), kelainan kulit disertai lenting bernanah.
Pada kebanyakan pasien cukup diatasi dengan terapi topikal. Namun pelaksanaannya sulit, lantaran lesi-lesinya kecil dan tersebar sehingga kepatuhan pasien jadi masalah. “Bila kambuh, perlu dicari faktor pencetus, misalnya infeksi, stres, trauma, atau akibat mengonsumsi alkohol. Beberapa faktor itu bukan penyebab tetapi bisa mempermudah terjadinya psoriasis,” kata Sjaiful.
Maka dari itu, seseorang yang memiliki riwayat psoriasis dalam keluarganya maupun seseorang yang sudah pernah terserang penyakit itu perlu menghindari beberapa faktor pencetus itu. “Dengan menghindari faktor yang mempermudah timbulnya psoriasis, terutama faktor stres, peluang terjadinya kekambuhan bisa diminimalkan,” ujarnya menambahkan.
Dirgahayu Indonesia
Agustus 15, 2008
17agustus merupakan hari bersejarah bagi Indonesia karena 17 agustus merupakan hari kemerdekaan indonesia,tepatnya pada tanggal 17 agustus 1945 di sanalah negara indonesia terlahir dengan semangat karena telah mendapatkan kemerdekaan, sekian lama kita di jajah maka tibalah waktunya kita untuk merdeka dan mengembangkan segala sesuatu di negara kita terutama dalam pengetahuan indonesia. kita telah lama di jajah dan tak terasa kita juga sudah merdeka.
Baca entri selengkapnya »
Kembaran Bumi???
Mei 23, 2008

Planet yang yang dihuni mungkin sebenarnya tak jauh dari tata surya kita berada. Hasil simulasi komputer menunjukkan bahwa salah satu bintang terdekat dengan Matahari kemungkinan dikelilingi bintang padat seperti Bumi.”Jika planet tersebut benar-benar ada, kita dapat mengamatinya,” ujar Guedes yang melaporkan hasil penelitiannya dalam Astrophysical Journal. Dia juga mendemonstrasikan proses pembentukan planet di sekitar bintang-bintang Alpha Centauri, sistem bintang ganda yang paling dekat dengan tata surya.
Simulasi Guede memperlihatkan bahwa planet terbentuk di sekitar salah satu bintang yang bernama Alpha Centauri B. Bintang bernama Proxima Centauri yang menjadi pasangannya merupakan bintang paling dekat dengan Matahari. Planet yang terbentuk masuk dalam kategori habitable zone, dapat dihuni atau mendukung kehidupan, karena air dapat eksis di lingkungannya. Baca entri selengkapnya »
Udang Mantis Bisa Melihat “Hantu”
Mei 22, 2008

Dengan mata supernya, udang mantis yang hidup di sekitar terumbu karang mungkin dapat melihat hantu. Betapa tidak, hewan tersebut dapat melihat warna pantulan cahaya ultraviolet hingga inframerah.
Jika manusia hanya dapat melihat dengan kombinasi 3 warna primer, mata udang mantis dapat membedakan dengan kombinasi 11-12 warna primer. Selain itu, udang mantis juga memiliki kemampuan melihat langsung warna cahaya berbeda-beda dari polarisasi cahaya.
Seperti halnya beberapa hewan lainnya, seperti burung parkit dan semut, kemampuan melihat cahaya yang terpolarisasi dimanfaatkan untuk navigasi dan melihat mangsa. Mereka dapat melihat perubahan pola warna pantulan cahaya jika jatuh dari sudut berbeda-beda di permukaan benda. Baca entri selengkapnya »
Awan Buatan Dapat Dibentuk Sesuai Keinginan
Mei 22, 2008
Awan yang berarak di langit seringkali kita bayangkan sebagai bentuk tertentu, entah itu bentuk hewan, mobil, kuda, atau muka orang. Ilusi yang membuat orang berkhayal seperti itu dalam waktu dekat dimanfaatkan sebuah perusahaan menjadi media iklan baru.
Sebuah perusahaan di AS telah mengembangkan teknologi yang dapat meniru awan bahkan membentuknya sesuai keinginan. Strukturnya memang beda dengan awan alami namun sama-sama ringan dan melayang di udara. Awan buatan tersebut pada dasarnya terbentuk dari gelembung-gelembung udara seperti gelembung sabun yang saling menempel dan tahan lama.
Perusahaan tersebut membuat mesin yang dapat mencetak gelembung-gelembung tersebut dan membentuk sesuai permintaan, apakah itu logo perusahaan atau maskot seperti kepala Mickey Mouse. Setiap objek yang diberi nama Flogo ini berukuran panjang maksimal 60 centimeter dan lebar 30 centimeter. Setiap flogos bisa tahan di udara antara beberapa menit hingga satu jam tergantung kondisi atmosfer. Baca entri selengkapnya »
Rendahnya Konsumsi Susu di Indonesia
Mei 16, 2008
Rendahnya konsumsi susu di dalam negeri, karena masyarakat hanya meminum susu pada saat bayi hingga usia sekolah kemudian berhenti.
kondisi ini merupakan tantangan bagi Fonterra untuk bisa memicu masyarakat Indonesia mengkonsumsi susu sejak lahir hingga akhir hidup, apalagi Indonesia memiliki penduduk yang cukup besar mencapai 250 juta jiwa.
Untuk meraih minat masyarakat mengkonsumsi susu, maka perusahaan melakukan berbagai inovasi baru dengan membuat produk baru yang juga sangat diperlukan oleh masyarakat terutama mengenai kesehatan agar tetap terjaga. Baca entri selengkapnya »
Robot Asimo Menjadi Dirigen Orkestra
Mei 16, 2008

Kepiawaian robot Asimo akan diuji sebagai dirigen atau konduktor dalam konser orkestra di Detroit tanggal 13 Mei 2008. Robot buatan Honda tersebut akan memimpin pagelaran Detroit Symphony Orchestra saat membawakan lagu pembuka berjudul “Impossible Dream” dalam konser khusus untuk anak-anak.
Honda berharap penampilan Asimo akan menarik perhatian anak-anak untuk tertarik mendalami musik. Selain pagelaran, Asimo juga akan mendemonstrasikan kemampuan uniknya sebagai robot humanoid di depan ratusan anak-anak sekolah musik di sekitar Detroit, seperti Detroit School Arts (DSA) dan Detroit Rennaissance and Cass Technical, sehari kemudian. Baca entri selengkapnya »
UFO Terlihat di Texas
Mei 16, 2008

Puluhan orang, termasuk seorang pilot, pegawai pemerintah dan para pengusaha, mengaku telah melihat sebuah benda berukuran besar dengan cahaya terang yang terbang rendah dan cepat tanpa suara. Sebagian saksi bahkan mengaku melihat beberapa jet Angkatan Udara berusaha mengejarnya.
“Orang-orang bertanya-tanya apakah itu, dan menghubungkannya dengan hari kiamat,” ujar Steve Allen, seorang pilot sekaligus pemilik perusahaan pengiriman barang, yang mengatakan bahwa apa yang dilihatnya itu berukuran panjang sekitar 1,5 kilometer dan lebar hampir satu kilometer. “Yang jelas, benda itu bukan dari dunia ini.” Baca entri selengkapnya »
Pesawat Kertas Melesat dari Luar Angkasa
Mei 16, 2008

Bahkan, bukan tidak mungkin kertas akan menjadi bahan baku pesawat antariksa di masa datang. Para ilmuwan dari Universitas Tokyo, Jepang akan menguji peluncuran pesawat kertas pertamanya dari stasiun antariksa internasional (ISS) dan mengamatinya apakah dapat mendarat dengan selamat ke permukaan Bumi.
Pesawat kertas yang akan diterbangkan dari luar angkasa didesain bersama tim dari Asosiasi Seni Pesawat Origami Jepang. Produk seni origami (melipat kertas) sepanjang 20 centimeter itu telah lolos uji coba di lorong angin. Pesawat kecil dari kertas khusus yang dilapisi zat anti-air dan anti-panas itu tahan selama 10 detik di suhu 200 derajat Celcius dan tekanan angin 7 mach atau tujuh kali lipat dari kecepatan suara. Baca entri selengkapnya »
Bongkah Es Antartika Pecah Sepertiga Luas Jakarta
Mei 16, 2008
Bagian yang pecah merupakan tepan beting es Wilkins yang telah terbentuk di Antartika bagian barat sejak ratusan tahun hingga 1500 tahun yang lalu. Citra satelit menunjukkan bongkahan tersebut mulai bergerak sejak 28 Februari 2008.
“Ini adalah akibat pemanasan global,” ujar David Vaughan, ilmuwan Survei Antartika Inggris (BAS). Pecahan es ini akan melelah di perairan yang lebih hangat, pecah menjadi beberapa bagian, dan habis sama sekali. Namun, peluangnya tetap bertahan juga ada karena saat ini sudah memasuki periode akhir musim panas di Antartika dan suhu mulai mendingin.
Meskipun peristiwa pecahnya bongkah es dari tepian Antartika sering terjadi, kejadian yang menyebabkan pecahan sebesar ini termasuk jarang. Pecahan bongkah es yang lebih besar baru terjadi dua kali yakni di tahun 2002 dan 1995. Namun, para ilmuwan khawatir kejadian seperti itu akan semakin sering terjadi akibat peningkatan suhu atmosfer. Baca entri selengkapnya »























