Jumlah kecelakaan akibat berponsel sambil mengemudi

Di AS, 4.000 hingga 8.000 kecelakaan per tahun terjadi akibat perhatian pengemudi terpecah pada hal lain, termasuk pada penggunaan ponsel sambil mengemudi. Angka ini sama dengan seperenam dari jumlah total kecelakaan lalu lintas di negeri Paman Sam itu. Meskipun di Indonesia sendiri belum ada penelitian mengenai angka pasti tersebut, tidak ada salahnya anda mengikuti beberapa petunjuk praktis dalam menggunakan ponsel ketika mengemudi berikut ini.

Penggunaan telepon selular, menurut American Automobile Association, merupakan salah satu penyebab utama kecelakaan lalu lintas utama. Namun, jika memang situasi mengharuskan, anda tetap dapat menggunakan ponsel sambil mengemudikan kendaraan anda.

Kenali ponsel anda. Baca petunjuk manual ponsel anda dan pelajari fitur-fitur berharga yang ditawarkan, termasuk fasilitas redial otomatis. Selain itu, cobalah untuk menghapalkan tombol-tombol ponsel anda beserta fungsinya agar anda dapat menggunakan ponsel tanpa harus mengalihkan pandangan dari jalan raya.

Manfaatkan hands-free, jika ada. Meskipun masih dalam perdebatan, aksesoris ini cukup membantu dalam menjaga kelihaian tangan kita dalam mengemudi sambil berponsel. Bagi para pengendara motor, alat ini memungkinkan kita untuk bicara di ponsel sambil tetap menjalankan motor.

Tempatkan ponsel pada posisi yang mudah dijangkau. Pastikan bahwa anda menempatkan ponsel di tempat yang mudah dijangkau dan dapat anda raih tanpa harus mengalihkan pandangan dari jalan raya. Jika ada telepon yang masuk pada saat anda memerlukan konsentrasi tinggi, lebih baik biarkan saja. Toh, anda dapat menghubungi orang tersebut kembali karena setiap ponsel memiliki memori untuk mencatat missed call.

Tunda percakapan selama situasi atau kondisi berbahaya. Beritahukan pada orang yang menghubungi Anda bahwa Anda sedang mengemudi. Jika perlu, tunda percakapan dalam kondisi-kondisi berbahaya seperti hujan lebat, jalan licin, atau jalan macet. Bagaimanapun juga, tanggung jawab utama anda sebagai pengemudi adalah memusatkan perhatian pada jalan raya.

Jangan mencorat-coret atau mencari nomor telepon ketika mengemudi. Jika anda melakukan kedua hal tersebut, anda tidak akan memperhatikan jalan di hadapan anda. Jangan menciptakan bahaya bagi diri sendiri dengan mengalihkan perhatian untuk waktu yang cukup lama dari jalan raya selama mengemudi.

Jangan terlibat dalam percakapan yang menimbulkan stress atau memancing emosi. Percakapan yang menimbulkan stress atau memancing emosi akan mengalihkan perhatian anda. Jika perlu, pastikan bahwa lawan bicara anda mengetahui anda sedang mengemudi.

Rencanakan telepon anda. Orang bijak bilang, sedikit perencanaan di muka akan sangat membantu langkah ke depan. Ini juga berlaku pada urusan berponsel. Mengapa anda tidak menyusun daftar nomor yang harus anda hubungi sebelum mulai mengemudi. Dengan cara ini, Anda dapat menghindari situasi di mana anda terpaksa menghubungi seseorang ketika sedang mengemudi.

Gunakan ponsel Anda untuk meminta bantuan. Ponsel merupakan salah satu hasil kemajuan teknologi yang sangat berguna untuk melindungi anda dan orang lain dalam keadaan bahaya. Dengan ponsel di saku, anda dapat menghubungi nomor-nomor bantuan kapan saja di mana saja.

Apapun yang terjadi ketika Anda sedang mengemudi, ingatlah selalu : keselamatan jiwa Anda dan orang lain tetaplah prioritas nomor satu(www.gsm-club.net)sumber: http://buletin.melsa.net.id/news/kecelakaan.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: