Menghilangkan Kebiasaan Menunda

Apakah kamu mempunyai kebiasaan menunda pekerjaan penting? Tugas dari guru, target kerja panitia OSIS atau membantu orangtua biasanya pekerjaan-pekerja an yang selalu kita tunda. Kebiasaan jelek ini harus cepat-cepat kita hentikan. Memang tidak mudah, tapi bukannya tidak mungkin. Ikuti tips dibawah ini dan coba sekarang juga.

  1. Untuk memulainya, pilih salah satu tugas, projek atau pekerjaan yang sekarang harus kamu selesaikan. Pilih tugas yang tidak terlalu berat tapi juga jangan terlalu mudah. Sekarang mulai dengan menjawab pertanyaan berikut:Sebenarnya apa yang ingin kamu kerjakanTentukan tujuan akhir yang ingin dicapai.Langkah-langkah apa yang perlu dilakukan agar tujuan itu tercapai? Ingat tidak perlu terlalu detail , cukup garis besarnya saja.

    Apa saja yang telah kamu kerjakan hingga saat ini?

    Mengapa kamu ingin melakukan tugas ini ?

    Apakah motivasi terbesar kamu dalam mengerjakan tugas ini? Tidak usah khawatir apabila motivasi kamu ternyata bukan sesuatu yang positif. Ini adalah permulaan yang jujur. Namun, cobalah untuk merubahnya menjadi kalimat yang positif. Kamu pasti akan terkejut melihat hasilnya.

    Apakah ada manfaat lain dari mengerjakan tugas ini yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh kamu? Berpikirlah kreatif dan berani bermimpi. Dengan cara ini kamu bisa melihat bahwa sebetulnya begitu banyak manfaat positif yang akan kamu nikmati apabila mengerjakan tugas ini.

  2. Setelah itu buat daftar hambatan yang mungkin muncul dalam pengerjaan tugas itu. Kemudian jawab pertanyaan dibawah ini :Apakah hambatan tersebut dapat kamu hilangkan ?Apa saja faktor-faktor yang dibutuhkan untuk mengerjakan tugas tersebut? Tidak selamanya harus uang ataupun barang. Mungkin saja waktu yang lebih Longgar, seorang ahli atau bahkan keyakinan diri yang tinggi.Cobalah berpikir, apa yang akan terjadi sekiranya projek ini tidak dikerjakan.Langkah ini tidak untuk menakuti kamu, tapi bahkan untuk memotivasi kamu untuk lebih giat.

  3. Buatlah Rencana Pengerjaan Tugas . Rencana ini terdiri dari :Garis-garis besar langkah-langkah yang akan dikerjakan. Suatu pekerjaan besar akan terasa lebih ringan apabila dipilah menjadi tugas-tugas kecil. Tambahkan dengan detail dan keterangan tambahan lain seiring dengan kemajuan yang telah kamu capai.Buat alokasi waktu untuk setiap langkah yang harus diambil. Jadwal tugas dan waktu ini akan menjadi acuan perkembangan yang telah kamu capai.Buat jadwal kerja selama satu bulan atau satu minggu sesui dengan agenda kamu tadi. Langkah ini akan membiasakan kamu untuk menjadi lebih teratur. Selain itu membuat pikiran kamu dalam mengerjakan tugas juga menjadi lebih tenang dan tidak tercampur dengan tugas-tugas lain.

    Tentukan hadiah untuk setiap langkah atau kemajuan yang telah dilakukan.

    Buatlah review hasil kerja dan rencana. Apabila memungkinkan, carilah teman, saudara atau senior yang bisa membantu kamu memotivasi dan memonitor hasil kerja kamu.

  4. Dalam kenyataannya, tidak selamanya rencana dapat dilaksanakan dengan mulus. Karenanya penting untuk mencamkan dalam hati bahwa:

    Setiap kesalahan adalah “pengalaman berharga”. Bahkan mungkin pengalaman-pengalaman tersebut lebih berharga dari hasil akhir itu sendiri. Karena pengalaman tersebut akan menghindarkan kamu dari kesalahan serupa di masa mendatang.

    Gangguan dan pelarian. Adakalanya kamu akan merasa bosan dan frustasi, bahkan kadang-kadang tergoda untuk meninggalkan tugas ini. Karenanya, apabila godaan itu muncul, ingatkan diri kamu motivasi dan hadiah yang nanti akan kamu dapat.

    Emosi yang berubah-ubah. Seringkali kita menjadi marah, kecewa atau frustasi apabila ternyata hasil akhir melenceng dari bayangan. Cobalah berpikir bahwa kamu telah melakukan yang terbaik. Dan Tuhan adalah penentu dari segalanya.

    Dan jangan lupa, bermimpilah bahwa kamu berhasil. Dalam hati, selalu buat bayangan apabila kamu berhasil mengerjakan tugas ini. Kamu akan menjadi selalu bersemangat. Percayalah !

Apakah kamu mempunyai kebiasaan menunda pekerjaan penting? Tugas dari guru, target kerja panitia OSIS atau membantu orangtua biasanya pekerjaan-pekerja an yang selalu kita tunda. Kebiasaan jelek ini harus cepat-cepat kita hentikan. Memang tidak mudah, tapi bukannya tidak mungkin. Ikuti tips dibawah ini dan coba sekarang juga.

  1. Untuk memulainya, pilih salah satu tugas, projek atau pekerjaan yang sekarang harus kamu selesaikan. Pilih tugas yang tidak terlalu berat tapi juga jangan terlalu mudah. Sekarang mulai dengan menjawab pertanyaan berikut:Sebenarnya apa yang ingin kamu kerjakanTentukan tujuan akhir yang ingin dicapai.Langkah-langkah apa yang perlu dilakukan agar tujuan itu tercapai? Ingat tidak perlu terlalu detail , cukup garis besarnya saja.

    Apa saja yang telah kamu kerjakan hingga saat ini?

    Mengapa kamu ingin melakukan tugas ini ?

    Apakah motivasi terbesar kamu dalam mengerjakan tugas ini? Tidak usah khawatir apabila motivasi kamu ternyata bukan sesuatu yang positif. Ini adalah permulaan yang jujur. Namun, cobalah untuk merubahnya menjadi kalimat yang positif. Kamu pasti akan terkejut melihat hasilnya.

    Apakah ada manfaat lain dari mengerjakan tugas ini yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh kamu? Berpikirlah kreatif dan berani bermimpi. Dengan cara ini kamu bisa melihat bahwa sebetulnya begitu banyak manfaat positif yang akan kamu nikmati apabila mengerjakan tugas ini.

  2. Setelah itu buat daftar hambatan yang mungkin muncul dalam pengerjaan tugas itu. Kemudian jawab pertanyaan dibawah ini :Apakah hambatan tersebut dapat kamu hilangkan ?Apa saja faktor-faktor yang dibutuhkan untuk mengerjakan tugas tersebut? Tidak selamanya harus uang ataupun barang. Mungkin saja waktu yang lebih Longgar, seorang ahli atau bahkan keyakinan diri yang tinggi.Cobalah berpikir, apa yang akan terjadi sekiranya projek ini tidak dikerjakan.Langkah ini tidak untuk menakuti kamu, tapi bahkan untuk memotivasi kamu untuk lebih giat.

  3. Buatlah Rencana Pengerjaan Tugas . Rencana ini terdiri dari :Garis-garis besar langkah-langkah yang akan dikerjakan. Suatu pekerjaan besar akan terasa lebih ringan apabila dipilah menjadi tugas-tugas kecil. Tambahkan dengan detail dan keterangan tambahan lain seiring dengan kemajuan yang telah kamu capai.Buat alokasi waktu untuk setiap langkah yang harus diambil. Jadwal tugas dan waktu ini akan menjadi acuan perkembangan yang telah kamu capai.Buat jadwal kerja selama satu bulan atau satu minggu sesui dengan agenda kamu tadi. Langkah ini akan membiasakan kamu untuk menjadi lebih teratur. Selain itu membuat pikiran kamu dalam mengerjakan tugas juga menjadi lebih tenang dan tidak tercampur dengan tugas-tugas lain.

    Tentukan hadiah untuk setiap langkah atau kemajuan yang telah dilakukan.

    Buatlah review hasil kerja dan rencana. Apabila memungkinkan, carilah teman, saudara atau senior yang bisa membantu kamu memotivasi dan memonitor hasil kerja kamu.

  4. Dalam kenyataannya, tidak selamanya rencana dapat dilaksanakan dengan mulus. Karenanya penting untuk mencamkan dalam hati bahwa:

    Setiap kesalahan adalah “pengalaman berharga”. Bahkan mungkin pengalaman-pengalaman tersebut lebih berharga dari hasil akhir itu sendiri. Karena pengalaman tersebut akan menghindarkan kamu dari kesalahan serupa di masa mendatang.

    Gangguan dan pelarian. Adakalanya kamu akan merasa bosan dan frustasi, bahkan kadang-kadang tergoda untuk meninggalkan tugas ini. Karenanya, apabila godaan itu muncul, ingatkan diri kamu motivasi dan hadiah yang nanti akan kamu dapat.

    Emosi yang berubah-ubah. Seringkali kita menjadi marah, kecewa atau frustasi apabila ternyata hasil akhir melenceng dari bayangan. Cobalah berpikir bahwa kamu telah melakukan yang terbaik. Dan Tuhan adalah penentu dari segalanya.

    Dan jangan lupa, bermimpilah bahwa kamu berhasil. Dalam hati, selalu buat bayangan apabila kamu berhasil mengerjakan tugas ini. Kamu akan menjadi selalu bersemangat. Belive it !

1 Komentar (+add yours?)

  1. Michael Nowak
    Jun 24, 2008 @ 00:02:46

    AnVUGi Blogs rating, add your blog to be rated for free:
    http://blogsrate.net

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: